Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan

 

1.Pengertian sastra dan seni :

Seni sastra berasal dari dua kata yaitu seni dan sastraSeni artinya ungkapan perasaan manusia yang mempunyai nilai keindahan. Sedangkan sastra adalah kata serapan yang berasal dari Bahas Sanksekerta yang artinya panduan, pedoman atau perintah dalam bentuk teks atapun suara.

2. Peranan sastra :

Hampir di setiap jaman, sastra mempunyai peranan penting.  Alasannya adalah karena sastra mempergunakan bahasa. Bahasa memiliki kemampuan untuk menampung hampir semua pemyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya untuk memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk memahami alam semesta, yang kemudian melahirkan ilmu pengetahuan, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk mengatur hubungan antara sesamanya yang kemudian melahirkan ilmu-ilmu sosial, manusia mempergunakan bahasa. Dengan demikian, manusia dan bahasa pada haketnya adalah satu. Kenyataan inilah mempermudah sastra untuk berkomunikasi. Pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat, yang juga mempergunakan bahasa, adalah abstraksi. Cinta kasih, kebahagian, kebebasan, dan lainnya yang digarap oleh filsafat adalah abstrak. Sifat abstrak inilah yang menyebabkan filsafat kurang berkomunikasi.

3. HUBUNGAN SASTRA DAN SENI DENGAN ILMU BUDAYA DASAR

Masalah sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi – materi yang diulas oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni. Budaya Indonesia sanagat menunjukkan adanya sastra dan seni didalamnya.

Latar belakang IBD dalam konteks budaya, negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan masalah sebagai berikut :

a) Kenyataan bahwa bangsa indonesia berdiri atas suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yg tercemin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan primordial, kesukaan, dan kedaerahan .

b)    Proses pembangunan yang sedang berlangsung dan terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya .

c)    Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan mausia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya . (Azizah, 2017)

 

4. PENGERTIAN PROSA

Prosa adalah jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi sebab variasi ritme yang dipunya lebih besar, dan bahasanya yang sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin yang artinya “terus terang”. Jenis tulisan ini biasanya dipakai sebagai deskripsi sebuah ide atau kata. Sebab, prosa bisa dipakai untuk surat kabar, novel, majalah, surat, ensiklopedia, serta beragam jenis media lainnya.

Prosa adalah karangan bebas yang tidak terikat oleh banyaknya baris, banyaknya suku kata dalam setiap baris serta tidak terikat  oleh irama dan rimanya seperti dalam puisi. (Kurniawan, 2021)

 

5. JENIS-JENIS PROSA

a)  Prosa naratif

b)   Prosa deskriptif

c)   Prosa eksposisi

d)   Prosa argumentatif

e)   Prosa Lama

f)    Prosa Baru

(Azizah, 2017)

 

6. KOMPONEN DALAM PROSA LAMA

a)      Sejarah

Sejarah adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah. Cerita yang diungkapkan dalam sejarah bisa dibuktikan dengan fakta. Selain berisikan peristiwa sejarah, juga berisikan silsilah raja-raja. Sejarah yang berisikan silsilah raja ini ditulis oleh para sastrawan masyarakat lama.

b)      Kisah

Kisah adalah cerita tentang cerita perjalanan atau pelayaran seseorang dari suatu tempat ke tempat lain.

c)      Dongeng

Dongeng, adalah suatu cerita yang bersifat khayal. Dongeng sendiri banyak ragamnya, yaitu sebagai berikut :

1) Fabel

Cerita lama yang menokohkan binatang sebagai lambang pengajaran moral (biasa pula disebut sebagai cerita binatang)

2) Mite

Cerita-cerita yang berhubungan dengan kepercayaan terhadap sesuatu benda atau hal yang dipercayai mempunyai kekuatan gaib

3) Legenda

Cerita lama yang mengisahkan tentang riwayat terjadinya suatu tempat atau wilayah

4) Sage

Cerita lama yang berhubungan dengan sejarah, yang menceritakan keberanian, kepahlawanan, kesaktian dan keajaiban seseorang

5) Parabel

Cerita rekaan yang menggambarkan sikap moral atau keagamaan dengan menggunakan ibarat atau perbandingan

6) Dongeng Jenaka

Cerita tentang tingkah laku orang bodoh, malas atau cerdik dan masing-masing dilukiskan secara humor.

d)     Cerita Berbingkai

Cerita berbingkai, adalah cerita yang didalamnya terdapat cerita lagi yang dituturkan oleh pelaku-pelakunya

 

7. KOMPONEN DARI PROSA BARU

1.  Roman

Roman adalah sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau gancaran yang isinya melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing. Bisa juga roman artinya adalah "kisah percintaan".

 

2.  Riwayat

Riwayat  adalah catatan singkat tengatang gambaran diri seseorang. Selain berisi data pribadi, gambaran diri itu paling tidak harus di isi keterangan tentang pendidikan atau keahlian dan pengalaman. Dengan data itu riwayat hidup akan memberikan gambaran atau kualifikasi seseorang.

3.  Antologi

Antologi secara harfiah diturunkan dari kata bahasa Yunani yang berarti “karangan bunga” atau “kumpulan bunga” yang berarti sebuah kumpulan dari karya-karya sastra. Awalnya definisi ini hanya mencakup kumpulan puisi (termasuk syair dan pantun) yang dicetak dalam satu volume. Namun, antologi juga dapat berarti kumpulan karya sastra lain seperti cerita pendek, novel pendek, prosa, dan lain-lain. Dalam pengertian modern, kumpulan karya musik oleh seorang artis, kumpulan cerita yang ditayangkan dalam radio dan televisi juga tergolong antologi.

4.  Resensi

Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya, baik itu buku, novel, majalah, komik, film, kaset, CD, VCD, maupun DVD. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

5.  Kritik

Kritik adalah analisis untuk menilai suatu karya sastra. Tujuan kritik sebenarnya bukan menunjukkan keunggulan, kelemahan, benar atau salah sebuah karya sastra dipandang dari sudut tertentu, tetapi tujuan akhirnya mendorong sastrawan untuk mencapai penciptaan sastra setinggi mungkin dan mendorong pembaca untuk mengapresiasi karya sastra secara lebih baik.

Ada 2 jenis kritik sastra :

1.      Kritik sastra intrinsik : Fokusnya pada karya sastra itu sendiri dan menganalisa unsur-unsur karya sastra itu.

2.      Kritik sastra ekstrinsik : Menghubungkan karya sastra dengan hal-hal diluar karya sastra. Misalnya menghubungkan karya sastra dengan pengarangnya, karya sastra dihubungkan dengan ilmu psikologi, agama, sejarah, filsafat. (Paujiah, 2011)

8. PENGERTIAN PROSA FIKSI

Menurut Aminuddin, “2002:66”

Prosa fiksi ialah kisahan atau ceritera yang diemban oleh pelaku-pelaku tertentu dengan pemeranan, latar, serta tahapan dan rangkaian ceritera tertentu yang bertolak dari hasil imajinasi pengarangnya, sehingga menjalin suatu ceritera.

Menurut M. Saleh Saad Dan Anton M. Muliono “Dalam Tjahyono, 1998:106”

Mengemukakan pengertian prosa fiksi “fiksi, prosa narasi, narasi, ceritera berplot atau ceritera rekaan disingkat cerkan” ialah bentuk ceritera atau prosa kisahan yang mempunyai pemeran, lakukan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya imajinasi.

Menurut Henry Guntur Taringan “1993:120”

Dengan demikian dapatlah dianalogikan bahwa kata benda fiksi dalam bahasa Indonesia secara singkat “sesuatu yang dibentuk, sesuatu yang diciptakan sesuatu yang dibuat, sesuatu yang diimajinasikan.

Menurut Teeuw “1984:258-249”

Menyatakan bahwa rekaan bukan lawan kenyataan, tapi membeberkan suatu kenyataan. Hubungan antara kenyataan dan rekaan ialah hubungan dialetik atau bertetangga, mimies tidak mungkin tanpa kreasi, tetapi kreasi tidak mungkin tanpa mimieis. (2, 2021)

 

9. NILAI DALAM PROSA FIKSI

a) Prosa fiksi memberikan kesenangan

Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dan membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan.

b) Prosa fiksi memberikan informasi

Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensildopedi. Dalam novel sering kita dapat belajan sesuatu yang lebih daripada sejarah atau laporan jumalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.

c) Prosa fiksi memberikan warisan kultural

Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.

d) Prosa memberikan keseimbangan wawasan

Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman¬pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan labih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sendiri. (Azizah, 2017)

 

 

 

 

 

10. Karya Sastra

Puisi :

Kepada Bunda

Terkenang di hati mengarang sari,
Yang kupetik dengan berahi
Dalam kebun jantung hatiku,
Buat perhiasan Ibunda-Ratu.

Pantun :

Jalan-jalan ke Balikpapan
Pulang-pulang bawa sepeda mini
Adik kakak merinding penasaran
Menengok kura-kura pakai bikini

 

11. Contoh Prosa :

Tentang Hari Ulang Tahun

22 tahun yang lalu,

tangis seorang bayi mungil menyunggingkan senyum semua orang di sekelilingnya

22 tahun yang lalu,

tidak ada yang tahu akan menjadi seperti apa bayi itu nanti,

bayi itu telah tumbuh menjadi sosok yang mungkin dikagumi banyak orang

Yang jelas, di mata seseorang

dia adalah sosok yang luar biasa

luar biasa hebat, luar biasa cerdas, luar biasa jahil, dan tentunya luar biasa menyebalkan.

Tuhan.. Terimakasih telah Kau hadirkan sosok itu di dunia ini

Untuk seorang ibu disana yg telah melahirkan sosok itu

terimakasih, telah melahirkannya di dunia ini..

Walaupun entah dia terlahir untuk siapa

tetapi, bagi seseorang, untuk siapapun dia terlahir ,jika bukan untuknya,

dia tetap bersyukur karena pernah mengenalnya

Selamat Ulang Tahun.. Semoga kebaikan selalu beserta mu..

12. Pengertian Puisi

Pengertian Puisi adalah suatu karya sastra berupa ungkapan isi hati penulis di mana di dalamnya ada irama, lirik, rima, dan ritme pada setiap barisnya. Dikemas dalam bahasa yang imajinatif dan disusun dengan kata yang padat dan penuh makna.

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli:

 Menurut H.B Jassin Puisi adalah suatu karya sastra yang diucapkan dengan sebuah perasaan yang di dalamnya mengandung suatu pikiran-pikiran dan sebuah tanggapan-tanggapan.

Menurut Sumardi Puisi adalah karya sastra dengan bahasa dipadatkan, dipersingkat dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan kata-kata bermakna kiasan (imajinatif).

Menurut James Reevas Puisi merupakan ungkapan bahasa yang penuh dan kaya akan daya pikat.

Menurut Herman Waluyo Puisi adalah suatu karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan memokuskan semua kekuatan bahasa dalam sebuah struktur fisik dan struktur batinnya.  (Ainun, 2019)

13. Kreativitas Penyair Dalam Membangun Puisinya

a)      Figura bahasa

b)      Kata-kata yang ambiquitas

c)      Kata-kata berjiwa

d)     Kata-kata yang konotatif

e)      Pengulangan

14. Alasan Dasar Penyajian Puisi Dalam IBD

Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia. Perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan”. Ini berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan dasamya untuk lebih menghidupkan kembali pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang tethatas.Dengan pengalaman perwakilan itulah sastra/puisi dapat memberikan kepada para mahasiswa untuk memiliki kesadaran (insight-wawasan) yang penting untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang dirinya sendiri serta tentang masyarakat.

 

15. Contoh Puisi

Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini (1966)

Tidak ada pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
Berarti hancur
Apakah akan kita jual keyakinan kita
Dalam pengabdian tanpa harga
Akan maukah kita duduk satu meja
Dengan para pembunuh tahun yang lalu
Dalam setiap kalimat yang berakhiran
Duli Tuanku ?¡

Tidak ada lagi pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus
Kita adalah manusia bermata sayu, yang di tepi jalan
Mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh
Kita adalah berpuluh juta yang bertahun hidup sengsara
Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama
Dan bertanya-tanya inikah yang namanya merdeka
Kita yang tidak punya kepentingan dengan seribu slogan
Dan seribu pengeras suara yang hampa suara
Tidak ada lagi pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manusia dan Keadilan

TUGAS 13/11/20 ILMU SOSIAL DASAR